Berikut adalah beberapa Tokoh-tokoh Muslim yang berpengaruh dalam dunia Islam antara tahun 1785 hingga 1882 Masehi, periode ini mencakup era transisi yang penting dalam sejarah Islam termasuk munculnya tantangan kolonialisme dan awal kebangkitan modernisme Islam yang mencakup pemimpin politik, tokoh agama/ ulama, intelektual, reformasi sosial dan aktivis selama periode tersebut diantaranya:
Tokoh Politik
1. Amir Abdul Qadir (1808-1883), Pemimpin perlawanan Algeria melawan kolonial Perancis.
2. **Muhammad Ali Pasha (1769-1849)** - Sebagai Gubernur penguasa Mesir dan pendiri Dinasti Muhammad Ali, ia terkenal karena modernisasi yang dilakukannya di Mesir, termasuk reformasi militer, pendidikan, industri dan ekonomi yang membawa perubahan signifikan dalam masyarakat Mesir pada masa itu.
Bidang: Politik, pemerintahan.
Pengaruh:
Gubernur Mesir yang dianggap sebagai "Bapak Mesir Modern." Ia
memodernisasi administrasi, militer, dan ekonomi Mesir, sekaligus
memperkuat posisi Islam di tengah gelombang modernisasi.
3. **Sultan Mahmud II (1784-1839)** - Sultan Turki Utsmani yang melakukan reformasi besar-besaran dalam pemerintahan dan militer, memulai era Tanzimat (reformasi), yang bertujuan untuk memodernisasi Kekaisaran Ottoman dan menyelamatkannya dari dekadensi.
Tokoh Agama
1. Imam Syamil (1797-1871), Pemimpin perlawanan Caucasus melawan Rusia.
2. Sayyid Ahmad Barelvi (1786-1831)**: Seorang tokoh reformasi Islam dan pemimpin perlawanan melawan penjajahan Inggris di India. Dia dikenal karena usaha-usaha pembaruan keagamaan di India.
3. Syaikh Muhammad bin Abdul Karim al-Samman (1760-1823), Ulama dan sufi dari Hijaz.
4. Muhammad Ibn Abdu al-Wahhab al-Najdi (1703-1792), Pendiri gerakan Wahhabisme dan pengembang pendidikan Islam yang menjadi dasar bagi kerajaan Arab Saudi modern.
Bidang: Keagamaan, dakwah.
Pengaruh: Menyerukan kembali kepada ajaran murni Islam dan menolak praktik-praktik bid'ah. Gerakannya menjadi landasan penting dalam pembentukan negara Saudi dan sangat mempengaruhi di wilayah Arab.
Tokoh Pendidikan
1. **Sir Sayyid Ahmad Khan (1817-1898)** - Seorang reformis Muslim dari India yang berfokus pada pendidikan dan modernisasi pemikiran di kalangan umat Islam. Ia mendirikan Aligarh Muslim University/ Anglo-Oriental College yang berperan penting dalam modernisasi pemikiran dan pengembangan pendidikan Islam di India.
2. **Sa'id al-Afghani (1816-1897)** - Tokoh penting yang berjuang melawan penjajahan dan dianggap sebagai pendukung pan-Islamisme.
3. Raja Ali Haji (1808-1873), Ulama dan sejarawan dari Malaysia.
4. **Rifa'a al-Tahtawi (1801-1873)**: Seorang pelopor dalam pendidikan dan penerjemahan yang membawa pemikiran Barat ke dunia Arab dan berkontribusi pada pembaruan di Mesir.
5. Jamaluddin al-Tunisi (1794–1871)
Bidang: Reformasi sosial dan keagamaan.
Pengaruh: Tokoh pembaruan di Tunisia yang menggabungkan nilai-nilai Islam dengan modernisasi sosial dan politik.
6. Syekh al-Shanqiti (1787–1869)
Bidang: Keagamaan, pendidikan.
Pengaruh: Tokoh penting dalam tradisi ilmu keislaman di Afrika Barat, yang mempromosikan studi Al-Qur'an dan hadis serta pembaruan sistem pendidikan Islam.
7. **Abdul
Rahman al-Sidi (1789-1864)** - Tokoh sufi yang berpengaruh di Maroko
yang mendirikan madrasah dan berkontribusi dalam pengembangan spiritual
dan pendidikan di komunitasnya.
8. Syaikh Abdullah bin Fodio (1755-1829), Ulama dan pendidik dari Hausa (Nigeria).
9. Syekh Ibrahim al-Dusuqi (1760–1815)
Bidang: Sufisme, pendidikan.
Pengaruh: Seorang ulama sufi terkenal dari Mesir yang memiliki pengaruh besar dalam penyebaran tasawuf di dunia Islam.
Tokoh Lain
1. Usman dan Fodio (1754-1817), Pemimpin gerakan Islamisasi di Afrika Barat.
Usman dan Fodio (1754–1817)
Bidang: Keagamaan, politik.
Pengaruh: Pemimpin gerakan jihad di Afrika Barat dan pendiri Kekhalifahan Sokoto (Nigeria). Ia menekankan pendidikan Islam dan pemerintahan berdasarkan syariat.
2. Sultan Abdurrahman Muhammad (1773-1824), Sultan Yaman yang memperkenalkan reformasi modern.
3. Khairuddin Barbarossa (1765-1838), Laksamana angkatan laut Utsmaniyah.
Ahmad Ibn Idris (1760–1837)
Bidang: Keagamaan, sufisme.
Pengaruh: Ulama besar yang mendirikan gerakan sufi dengan pendekatan reformis di Afrika Utara dan Jazirah Arab. Ia mendorong pembaruan spiritual di kalangan umat Islam.
Sayyid Ahmad Barelvi (1786–1831)
Bidang: Keagamaan, jihad.
Pengaruh: Pemimpin gerakan jihad melawan kolonialisme Inggris di India dan melawan praktik-praktik yang dianggap tidak Islami. Ia juga mendorong umat Islam untuk kembali ke ajaran murni Islam.
Syekh Ibrahim al-Dusuqi (1760–1815)
Bidang: Sufisme, pendidikan.
Pengaruh: Seorang ulama sufi terkenal dari Mesir yang memiliki pengaruh besar dalam penyebaran tasawuf di dunia Islam.
**Ibn
Abdurrahman al-Jabarti (1753-1825)** - Seorang sejarawan dan
cendekiawan Mesir yang terkenal dengan catatan sejarahnya tentang
interaksi Mesir dengan Napoleon dan dampak kolonialisasi Eropa.
**Sayyid
Ahmad Khan (1817-1898)** - Seorang reformis Muslim di India yang
berupaya memajukan pendidikan dan pemikiran umat Islam melalui pendirian
Aligarh Muslim University. Ia menekankan pentingnya modernisasi dalam
masyarakat Muslim.
**Jamāl
al-Dīn al-Afghānī (1838-1897)** - Seorang pemikir dan aktivis politik
yang dikenal karena upayanya untuk memodernisasi dan mengelola reformasi
dalam dunia Islam dan melawan kolonialisme.
**Jamal al-Din al-Afghani (1838-1897)** - Meskipun ia lahir sedikit setelah periode ini tepatnya pada 1838, pemikirannya segera berpengaruh setelah kemunculannya. Ia menjadi ikon kebangkitan Islam dan reformasi politik melawan penjajahan Barat.
**Jamāl al-Dīn al-Afghānī (1838-1897)** - Pemikir dan aktivis yang berjuang untuk kebangkitan Islam dan nasionalisme di berbagai negara Muslim, terkenal dengan ceramah dan tulisan-tulisannya.
**Sayyid
Jamal al-Din al-Afghani (1838-1897)**: Seorang reformis dan tokoh
intelektual yang mendorong pemikiran politik dan kebangkitan Islam. Ia
berusaha menyatukan umat Islam dan melawan penjajahan Barat.
**Jamal al-Din al-Afghani (1838-1897)**: Seorang pemikir, reformis, dan aktivis politik yang mendorong kebangkitan intelektual dan politik dalam dunia Islam. Dia berperan penting dalam mempromosikan paham pan-Islamisme.
**Sayyid Jamal al-Din al-Afghani (1838-1897)** - Seorang pemikir dan reformis yang dikenal karena usaha-usahanya dalam menghidupkan kembali semangat Islam dan mengatasi masalah kolonialisme. Ia berperan dalam gerakan pan-Islamisme dan menginspirasi banyak pemikir Muslim lainnya pada masa itu.
Tokoh-tokoh ini memainkan peranan penting dalam mempertahankan tradisi Islam, konteks perkembangan sosial, politik, melalui pemikiran keagamaan, tulisan, dan aksi mereka, di dunia Islam pada masa itu, melawan kolonialisme, serta mempersiapkan umat Islam untuk menghadapi tantangan modernitas di berbagai belahan dunia. Masing-masing mereka memberikan kontribusi terhadap reformasi dan modernisasi dalam konteks kebangkitan intelektual di dunia Muslim selama periode tersebut.
Sumber:
1. Ensiklopedia Islam.
2. "Sejarah Islam" oleh Dr. Ali Muhammad ash-Shallabi.
3. "Tokoh-Tokoh Islam" oleh Prof. Dr. A. Hassan.
4. Situs web resmi Universitas Al-Azhar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar